Dibuka Kelas Perdana Ma’had Pengkaderan Dai di Jakarta

Lahan 3000m Legoso 043Disaksikan ratusan hadirin yang memadati dua balai bambu di bilangan Fatmawati Jakarta Selatan, Dr. H. Rusli Hasbi, MA (pembina pesantren Ihya’ Qalbun Salim) dengan resmi membuka kelas perdana Ma’had Pengkaderan Dai Pesantren Ihya’ Qalbun Salim pada Rabu, 11 November 2009. Hadir memberikan ucapan selamat antara lain Drs. H. Rudy Chairul Lengkong dan keluarga.

Rudy Lengkong adalah pemilik lahan dan bangunan yang digunakan pesantren tersebut untuk menampung kesepuluh mahasantri angkatan I yang mulai belajar Rabu malam itu. Seperti pada pesantren modern lainnya, para mahasantri Pesantren Ihya’ Qalbun Salim mengikuti kuliah di perguruan tinggi masing-masing pada siang hari dan pendidikan pesantren setiap malam dan ba’da shalat subuh. Tempat yang sama juga digunakan untuk kajian umum setiap Rabu malam yang dihadiri ratusan santri dari berbagai pelosok Jabodetabek dan untuk Taman Pendidikan Quran yang diikuti anak-anak warga setempat.  Pihak pesantren sedang mengupayakan lahan milik sendiri untuk menampung berbagai kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Rusli Hasbi menegaskan misinya mendirikan ma’had pengkaderan, yaitu mencetak kader-kader dai (dalam arti yang luas) yang mampu mewarnai umat menuju pengamalan Islam yang benar. Dia berharap bahwa para mahasantri setelah lulus nanti (dalam 3 tahun) menjadi pemuda garda terdepan dalam membina umat di seluruh Nusantara bahkan luar negeri. 

Selain dihadiri Rudy Lengkong, pembukaan kelas perdana tersebut juga disaksikan H. Husaeri dari Badan Dakwah Islamiyah (BDI) Pertamina Pusat. BDI Pertamina adalah salah satu sponsor pengadaan lahan bagi Pesantren Ihya’ Qalbun Salim. Saat ini sudah terkumpul wakaf masyarakat sebesar Rp 350 juta, dari Rp 5 milyar yang ditargetkan untuk tujuan tersebut.

Untuk membiayai program Pengkaderan Dai, pengurus membutuhkan dana sekitar Rp 300 ribu/bulan per mahasantri. Untuk membiayai pendidikan 10 (sepuluh) mahasantri diperlukan sekitar Rp 3.000.000/bulan. Para donatur dapat berpartisipasi untuk menjadi orangtua asuh dengan cara menentukan sendiri berapa mahasantri yang ingin diasuh. Orangtua asuh yang berminat dapat menghubungi pengurus di (021) 7591 7703 atau langsung ketua Yayasan Ihya’ Qalbun Salim di 0812 131 5108.

Kami juga menerima bantuan melalui PayPal dan kartu kredit (Amex, MasterCard, dan VISA). Untuk menyalurkan bantuan secara online silakan klik pada logo di bawah ini:

btn_donatecc_lg_global

%d blogger menyukai ini: