Kebersamaan di Pesantren

Kebersamaan

Pesantren identik dengan kebersamaan. Sepuluh mahasantri yang merupakan kader-kader pilihan dididik untuk memiliki rasa kebersamaan, gotong royong, dan saling menghargai. Nilai kebersamaan yang ditanamkan di pesantren bisa dilihat dari tradisi masak bersama dan makan bersama. Tentunya, tradisi ini diakhiri dengan mencuci bersama piring dan peralatan masak yang telah digunakan.

Ujian Akhir Semester (UAS)

Tak terasa pendidikan di Pesantren Ihya’ Qalbun Salim telah berlangsung selama satu semester. Pada tanggal 24 sampai 29 Januari 2010, mahasantri mengikuti UAS. UAS dilakukan untuk mengevaluasi hasil pengajaran yang telah dilaksanakan selama satu semester. “Selamat mengikuti UAS, semoga memperoleh nilai yang baik,” tulis Ustadz Andi Rahman, MA dalam emailnya kepada redaksi.

%d blogger menyukai ini: