Pendidikan

Yayasan juga menjajaki program Bidang Pendidikan yang akan dilaksanakan dalam dua paket: Paket A dan Paket B. Paket A terdiri dari SMP/SMU Islam Plus yang berbasis pendidikan umum dengan muatan kepesantrenan. Paket B terdiri dari Ma’had Pengkaderan Imam & Khatib, Pusat Pelatihan Keluarga Sakinah, dan pusat-pusat pelatihan lainnya. Kedua paket memiliki nuansa yang berbeda tapi berorientasi sama, yaitu pembentukan kader yang dapat diandalkan untuk meneruskan risalah agama. Status perizinan kedua paket tersebut masih dalam tahap penjajakan.

 

Pendidikan Paket A

 

Pendidikan Paket A bermuatan 40% pengetahuan umum dan 60% ilmu agama. Dalam hal pengetahuan umum, SMP/SMA Plus Ihya’ Qalbun Salim (IQS) akan mengadopsi kurikulum SMP yang disahkan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Muatan agama diambil dari program pesantren salafiyah yang disederhanakan. SMP/SMA Plus IQS mengambil model “boarding school”, di mana seluruh siswa ditampung dalam asrama yang memenuhi syarat-syarat keamanan, kesehatan, kelayakan sosial, dan efisiensi. Para murid dikenakan SPP sebagaimana mestinya. Namun demikian, sebagian dari biaya hidup mereka akan diusahakan mendapat subsidi dari para donatur atau hasil Bidang Ekonomi/Usaha.

 

Pendidikan Paket B

 

Pendidikan Paket B terdiri dari program-program khusus sebagai berikut (bukan daftar yang lengkap):

 

  1. Ma’had Pengkaderan Imam & Khatib;
  2. Pusat Pelatihan Keluarga Sakinah;
  3. Tahsin Al-Quran;
  4. Konseling Agama;
  5. Kursus Bahasa Arab; dan
  6. Pengajaran Fardhu Kifayah.  

Ma’had Pengkaderan Imam & Khatib

 

Ma’had Pengkaderan Imam & Khatib dimaksudkan untuk mencetak kader-kader terbaik yang mampu menjalankan tugas imam dan da’i dengan benar. Materi yang diberikan terdiri dari penguasaan terhadap Al-Quran dan Sunnah serta pemahaman terhadap ijtihad dan perbedaan pendapat para ulama. Program ini berlangsung singkat, yaitu antara 3 dan 6 bulan. Peserta direkrut dari lulusan Paket A, lulusan pesantren, atau para mahasiswa perguruan tinggi Islam. Mereka menjalani seleksi khusus karena program ini mensyaratkan penguasaan Ilmu Al-Quran, Hadis, dan Bahasa Arab yang memadai.

 

Pusat Pelatihan Keluarga Sakinah

 

Didasari oleh kebutuhan yang luas dalam masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang manajemen keluarga, Yayasan bermaksud mengadakan seminar-seminar di bawah Pusat Pelatihan Keluarga Sakinah. Kegiatan Yayasan terdiri dari penyiapan dan pemutakhiran materi, pengkaderan para instruktur, perekrutan peserta, dan penyampaian makalah serta pengadaan pelatihan-pelatihan terkait lainnya. Termasuk dalam pelatihan terkait dimaksud adalah pendidikan pra-nikah yang menjelaskan tatacara mempergauli istri/suami sesuai syariat.

 

Tahsin Al-Quran

 

Kesalahan-kesalalahan bacaan Al-Quran (termasuk tajwid dan makhraj) banyak ditemukan dalam masyarakat, terutama pada bacaan para imam dan khatib. Kondisi ini sangat menyedihkan karena mereka adalah panutan masyarakat. Tahsin Al-Quran akan dilakukan dalam pertemuan terbatas dan ditujukan kepada mereka yang secara individu berminat untuk memperbaiki bacaan mereka. Pada saat bersamaan, Yayasan mendorong tumbuhnya minat di kalangan masyarakat luas untuk mengikuti program Tahsin Al-Quran. Mereka yang menyelesaikan program ini akan diberikan sertifikat, tanda bukti bahwa kualitas bacaan mereka sudah teruji. Hal ini sangat membantu masjid-masjid, mushalla-mushalla, dan masyarakat pada umumnya.

 

Konseling Agama

 

Konseling agama dilakukan dengan dua tingkatan pendekatan: pendekatan publik dan individu. Pada tataran publik, nara sumber Yayasan menjawab berbagai pertanyaan tentang permasalahan yang dihadapi seseorang melalui apa yang disebut “jalur umum.” Hal ini serupa dengan yang dilakukan Dr. H. Rusli Hasbi, MA dengan menggunakan formulir tanya-jawab di situs Merajut Qalbun Salim (www.ruslihasbi.com). Masalah yang ditanyakan bersifat pribadi dan khusus, tetapi jawabannya diberikan melalui jalur umum. Permasalahan serupa juga bisa dikonsultasikan secara langsung dengan tatap muka. Artinya, nara sumber Yayasan bertemu langsung dengan penanya dan memberikan jawaban dan advisnya hanya kepada yang bersangkutan.

 

Kursus Bahasa Arab

 

Bahasa Arab adalah bekal yang krusial seseorang mendalami ilmu agama. Agama Islam tidak bisa dipelajari dengan mengandalkan bahasa terjemahan, karena setiap kata (kalimat) Arab memiliki makna, rasa dan nuansa yang berbeda dari hasil terjemahannya. Perubahan yang kecil dari penerjemahan dapat berakibat pada kesalahpahaman yang besar dan membahayakan. Program kursus Bahasa Arab yang ditawarkan adalah untuk kalangan mahir. Ini karena diasumsikan bahwa tingkatan yang lebih rendah dapat diperoleh pada kursus-kursus bahasa yang sudah ada di tengah masyarakat.

 

Pengajaran Fardhu Kifayah

 

Salah satu krisis dalam masyarakat adalah kurangnya keterampilan menyelenggarakan kewajiban-kewajiban kifayah, khususnya mengurus jenazah. Selain menyediakan kursus keterampilan, Yayasan juga menyediakan fasilitas seperti kereta jenazah, informasi lahan pemakaman, dan kafan cuma-cuma.

%d blogger menyukai ini: